Manfaat Pare

Manfaat Pare
Manfaat Pare
Begitu banyak jenis sayuran atau buah-buahan di muka bumi ini. Tetapi tidak sedikit dari jenis sayuran dan buah-buahan yang mempunyai manfaat yang besar bagi tubuh kita. Seperti manfaat buah/sayuran pare atau paria untuk kesehatan berikut ini. Pare atau Paria adalah jenis tanaman sayuran yang merambat, bentuk buah yang memanjang dan kulit luar memiliki bentuk yang tidak rata, serta rasa buah yang pahit. Namun tahukah anda? Ternyata pare memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Diantaranya sebagi obat pembasmi kanker dan masih banyak lagi manfaat-manfaat yang lain.

Kebanyakan orang akan menjauhinya tanpa berusaha mengenal jenis buah/sayur ini lebih dekat, tapi tidak sedikit pula yang menyadari dibalik pahinya pare tersimpan segudang manfaat bagi kesehatan. Mulai dari daging sayuran pare, bijinya, daun hingga akar pare dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Cita rasa pahit dari sayuran pare atau paria ini berasal dari konsentrasi tinggi kuinin yaitu zat aktif yang mampu mencegah dan mengobati malaria.

Di negara-negara Asia Timur, seperti Jepang, Korea, dan Cina, pere dimanfaatkan untuk pengobatan, antara lain sebagai obat gangguan pencernaan, minuman penambah semangat, obat pencahar dan perangsang muntah, bahkan telah diekstrak dan dikemas dalam kapsul sebagai obat herbal/jamu.

Buah pare mengandung albuminoid, karbohidrat, dan pigmen. Daun pare mengandung momordisina, momordina, carantina, resin, dan minyak. Sementara itu, akar pare juga mengandung asam momordial dan asam oleanolat. Sedangkan bijinya mengandung saponin, alkaloid, triterprenoid, dan asam momordial.

Pare juga dapat merangsang nafsu makan, menyembuhkan penyakit kuning, memperlancar pencernaan, dan sebagai obat malaria.  Selain itu, pare juga mengandung beta-karotena dua kali lebih besar daripada brokoli sehingga berpotensi mampu mencegah timbulnya penyakit kanker dan mengurangi risiko terkena serangan jantung ataupun infeksi virus.

Daun pare juga memiliki manfaat untuk menyembuhkan penyakit mencret pada bayi, membersihkan darah bagi wanita yang baru saja melahirkan, menurunkan demam, mengeluarkan cacing kremi, serta dapat menyembuhkan batuk. Buahnya yang memiliki rasa pahit ini biasanya oleh masyarakat diolah sebagai sayur, misalnya Diolah menjadi oseng pare teri pedas, pecel campur pare, rendang pare, atau Pare gulai pedas.

Di Cina pare biasa diolah dengan tausi, tauco, daging sapi, dan cabai sehingga pare yang memiliki citarasa pahit ini menjadi nikmat dan tidak terasa pahit, namun tidak mengurangi segi kualitas dan manfaat pare itu sendiri. Sedangkan di Jepang pare menjadi primadona masyarakat sebagai makanan sehat karena diolah menjadi sup, tempura, atau asinan sayuran.

Ekstrak dari biji pare selain digunakan sebagai bahan obat-obatan, ternyata dapat digunakan sebagai pembasmi larva alami yang merugikan seperti larva Aedes aegypti yang menyebarkan penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue).

Nah, sudah taukan manfaat dari buah pare? Bagi anda yang awalnya gak suka dengan sayur pare, mulai sekarang biasain deh untuk makan pare, agar tubuh selalu sehat dan terhindar dari namanya gangguan penyakit yang berbahaya.

Jadi, mulai hidup sehatmu dengan mengonsumsi makanan-makanan alami dan sehat.



Share this post

Post a comment

Next Post
Newer Post
Previous Post
Older Post