Abon Ayam


Punya banyak waktu dan ada stok ayam di kulkas? Coba bikin abon ayam yuk! Resep yang sudah dicoba bun Yuniar ini sepertinya seru kalau kita coba di rumah

Bunda juga bisa loh ikutan kursus masak aneka roti, pizza, dan donat bersama bun Yuniar. Klik link ini 

BAHAN
400 gr dada ayam fillet
50 ml susu UHT plain
2 batang serai, digeprek
1 ruas ibu jari lengkuas, digeprek
5 lembar daun jeruk, iris
2 lembar daun salam

Bumbu halus:
5 butir bawang merah
8 siung bawang putih
1 ruas ibu jari jahe
1 ruas ibu jari kunyit
1 cm kencur
3 butir kemiri
50 gr gula merah
1 sdt ketumbar
1/4 sdt merica
1 sdt garam atau sesuai selera

CARA MEMBUAT
1. Siapkan air dan sedikit garam dalam sebuah panci, rebus air tersebut sampai mendidih. Jika sudah mendidih, masukkan fillet dada ayam. Rebus sampai matang
2. Setelah ayam matang, pukul-pukul ayam rebus dengan menggunakan pemukul daging (atau ulekan batu), sampai memar, kemudian suwir-suwir halus, sisihkan.
3. Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan suwiran ayam, aduk-aduk sampai semua bumbu merata pada ayam. Masukkan susu UHT, aduk-aduk lagi.
4. Masak terus sambil sesekali diaduk sampai susu UHT menyusut dan tidak ada cairan pada adonan ayam.
5. Setelah cairan habis, matikan kompor. Pindahkan adonan abon pada loyang datar (loyang kue kering), buang daun salam dan daun jeruknya, atur merata pada loyang. Panggang selama kurang lebih 10 menit dengan api sedang atau sampai abon terlihat kering. Sesekali dikeluarkan dan diaduk agar tidak gosong.


Fungsi dipanggang atau dioven adalah untuk menghilangkan minyak dan sisa cairan yang masih ada pada abon. Sebenarnya ada alat khusus untuk memeras minyak ataupun bisa dengan meniriskan minyaknya menggunakan serbet atau paper towel, tetapi saya pilih dioven ini. Jika hasil abonnya masih terasa padat, setelah dipanggang bisa digiling menggunakan dry mill agar teksturnya lebih halus.

Share this post

Post a comment

Next Post
Newer Post
Previous Post
Older Post