Tips Sehat Berpuasa Bagi Ibu Hamil

Suka Resep Ini? Share Yuk!

ingin berpuasa saat hamil? bisa!

Tiap wanita memiliki kondisi kehamilan yang beragam, bagi yang diberi kehamilan yang segar bugar tentu kehamilan bukanlah hambatan untuk berpuasa. Yuk perhatikan tips-tipsnya agar ibu hamil tetap sehat selagi puasa!


 SAAT SAHUR
  • Pada saat sahur pilihlah makanan yang mengandung banyak karbohidrat, lemak, dan protein yang cukup misalnya daging, telur dan nasi. Makanan-makanan yang mengandung zat tersebut akan membuat ibu hamil tidak cepat merasa lapar di siang hari pada saat berpuasa.
  • Untuk menjaga vitalitas tubuh, konsumsi makanan yang kaya akan vitamin C seperti buah dan sayuran, serta makanan dengan kandungan seng (zinc) yang tinggi seperti daging, ikan, dan susu.
  • Anda juga bisa mengonsumsi suplemen vitamin untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi selama berpuasa.
  • Untuk mencegah dehidrasi selama menjalankan puasa, minumlah air putih sebanyak 2 liter disaat berbuka sampai sahur, dan ditambah dengan meminum susu ibu hamil agar tidak terjadi anemia.
  • Hindari atau kurangi makanan yang mengandung kadar gula yang tinggi saat sahur karena makanan akan cepat dicerna dan mengakibatkan ibu hamil cepat merasa lapar.
SAAT BERPUASA

  • Istirahat yang cukup, bila perlu porsi istirahat bisa ditambah dari biasanya saat sebelum puasa. Dan jangan melakukan aktifitas fisik yang berlebihan sehingga mudah merasa lelah dan banyak mengeluarkan keringat. Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi. Misalnya seperti berjalan kaki dengan jarak yang jauh.
  • Segera batalkan puasa jika Ibu mengalami:
    - Muntah-muntah lebih dari tiga kali yang dapat menyebabkan dehidrasi.
    - Mengalami diare yang diikuti rasa mulas.
    - Mimisan yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah, yang menandakan kondisi tubuh Anda sudah tidak stabil.
    - Lemas dan pusing yang diikuti dengan mata yang berkunang-kunang. Hal ini pertanda timbulnya hipoglikemia, yaitu kondisi dimana kadar gula terlalu rendah.
    - Berkeringat secara berlebihan, terutama keringat dingin. Ini menandakan bahwa kondisi fisik Anda sudah tidak kuat lagi untuk berpuasa.




SAAT BERBUKA

  • Saat berbuka puasa, usahakan jangan langsung berbuka dengan porsi yang terlalu banyak. Ini dikarenakan ketika puasa sistem pencernaan menjadi lambat. Minumlah terlebih dahulu dengan minuman hangat dan manis untuk meningkatkan kembali kadar gula darah seperti kurma atau buah buahan.
  • Hindari berbuka dengan minuman dingin karena dapat menurunkan kerja lambung.
  • Untuk makan malam, Anda bisa makan dengan porsi lebih besar, tapi jangan sampai berlebihan. Selain itu, konsumsi air putih yang cukup untuk menjaga volume darah, mengatur suhu tubuh, melancarkan pengangkutan oksigen dan zat gizi, serta mencegah sembelit. 
NOTE: Jika selama puasa terjadi perubahan seperti berat badan yang tidak naik atau malah menurun,dan bayi dalam kandungan tidak aktif atau gerakannya tidak seperti biasanya segera konsultasikan dengan dokter kandungan atau bidan. 

Suka Resep Ini? Share Yuk!

Share this post

Post a comment

Next Post
Newer Post
Previous Post
Older Post