Membuat Sendiri Penyedap Masakan Alami dari Kaldu Tulang

Suka Resep Ini? Share Yuk!


Tulang adalah sumber aneka mineral seperti kalsium, fosfor, magnesium, dan potasium dalam bentuk yang mudah diserap oleh tubuh. Walau masakan ini sederhana, manfaatnya banyak sekali!


Selain kaya mineral, tulang juga kaya akan glisin dan prolin, serta mengandung kondroitin sulfat dan glukosamin yang sering dijadikan suplemen untuk mengurangi peradangan, artritis, dan nyeri sendri. Kaldu tulang juga mengandung kolagen, protein yang banyak terkandung pada jaringan ikathewan bertulang belakang. Kolagen banyak dikenal sebagai zat awet muda. Salah satu zat hasil penguraian kolagen adalah gelatin

Prolin dan glisin sangat penting untuk kesehatan usus dan pencernaan, perbaikan dan pertumbuhan otit, keseimbangan sistem saraf, dan menguatkan kekebalan tubuh. Sebuah studi atas kaldu ayam dari Pusat Pengobatan Universitas Nebraska menemukan bahwa asam amino yang dihasilkan dari proses memasak kaldu ayam mengurangi peradangan pada sistem pernafasan dan memperbaiki sistem pencernaan. Ternyata, memakan sup ayam saat sakit memang ada gunanya, ya!

Gelatin dalam kaldu tulang juga bisa mengobati usus yang lemah, ini sangat bermanfaat bagi Anda yang mengalami peradangan atau masalah kekebalan tubuh. Selain itu, gelatin juga mengurangi nyeri sendi, mengurangi peradangan, mencegah rapuhnya tulang, serta membuat kulit, rambut, dan kuku makin terawat.

Sumber Kaldu Tulang Terbaik
Kaldu tulang tidak bisa kita dapati di supermarket. Kalaupun ada yang berupa kemasan berarti telah melewati poses pemanasan pada suhu tinggi, teknik memasak cepat, dan hasilnya juga berupa cairan (bukan berupa gel karena timbulnya gelatin). Jadi, mau tidak mau, kita harus memasaknya sendiri jika ingin kaldu tulang yang berkhasiat.

Hewan yang tulangnya akan dijadikan kaldu tentu harus yang alami, bebas dari suntikan bahan kimia. Anda bisa mendapatinya di toko-toko bahan organik atau memeliharanya sendiri sehingga pakannyapun terjamin alami.

Resep Kaldu Tulang
BAHAN

  • Ayam organik/kampung/ceker ayam/Sapi/Kambing, banyaknya sesuai yang diinginkan
  • Air minum
  • Bahan-bahan tambahan (optional, bisa dicampur sesuai selera)

    • Bawang Bombay
    • Bawang Merah
    • Bawang Putih
    • Daun Bawang
    • Wortel
    • Seledri
    • Garam 
    • Merica
    • Bubuk cabe
    • Parsley
    • Daun salam
    • Rosemary
    • Daun timi (Thyme)
    • Jahe
CARA MEMBUAT


  1. Rebus daging dan tulang dalam panci dengan api yang sangat kecil. Pastikan air merendam tulangnya.
  2. Apabila daging sudah matang/lunak, ambil dagingnya lalu tempatkan dalam wadah, masukkan kembali tulang ke dalam panci. Tutup rapat, rebus dengan api kecil hingga 12 jam atau lebih (daging unggas boleh sampai 24 jam, daging sapi/kambing sampai 48 jam)
  3. Apabila air sudah tampak sedikit, segera tambahkan dengan air mendidih (masak di panci terpisah) lalu lanjutkan proses memasak.
  4. Setelah dimatikan, biarkan hangat-hangat kuku. Lalu pindahkan ke wadah-wadah, banyaknya sesuaikan dengan takaran sekali masak atau sekali minum untuk tiap wadah. Masukkan ke freezer.



CARA PENYIMPANAN

Simpan dalam wadah kecil-kecil, cukup untuk sekali minum atau satu kali masak. Masukkan ke dalam freezer. Kaldu tulang apabila didinginkan akan berbentuk gel, ini karena proses pemanasan menghasilkan gelatin. Bila belum terbentuk gel maka kemungkinan terlalu banyak air atau proses memasak kurang lama.

CARA PENYAJIAN
Kaldu tulang bisa diminum langsung hangat-hangat atau sebagai penyedap berbagai masakan

Suka Resep Ini? Share Yuk!

Share this post

Post a comment

Next Post
Newer Post
Previous Post
Older Post