Benarkah Daging Kambing Bikin Darah Tinggi?

Suka Resep Ini? Share Yuk!


Daging kambing sering dituding sebagai penyebab hipertensi dan diabetes. Padahal kenyataannya, lemak jenuh pada kambing jauh lebih sedikit dan lebih baik daripada sapi dan babi lho. Lebih lengkap mengenai fakta daging kambing diulas di bawah ini.



Kelezatan daging kambing membuat sebagian orang ketagihan, akan tetapi pada saat yang bersamaan dihinggapi keraguan karena daging kambing kerap dianggap sebagai penyebab hipertensi. Sebetulnya, bukan daging kambing yang menyebabkan hipertensi maupun diabetes, akan tetapi seringkali oraang mengkonsumsi daging kambing dengan karbohidrat yang terlalu banyak.

"Daging kambing  tidak menyebabkan kenaikan tekanan darah, yang akhirnya berdampak pada darah tinggi dan diabetes. Yang lebih perlu diwaspadai adalah karbohidrat yang menyertai santap kambing tersebut, yaitu nasi atau lontongnya, yang ditambah dengan gula di bumbu serta minuman manis, apalagi minuman dingin ber-es," ujar dr Kasim Rasjidi, SpPD-KKV, DTM&H, MCTM, MHA, SpJP, LMPNLP, ELT, CCH, seorang dokter spesialis penyakit dalam, jantung, dan infeksi di RS Asri Jakarta, dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Kamis (3/4/2014).

dr.Kasim juga menambahkan bahwa kadar lemak jenuh pada kambing jauh di bawah sapi, apalagi babi. Kambing yanng diternakkan secara tradisional juga terbebas dari obat-obatan kimia seperti steroid dan antibiotik. Kedua zat ini lazim ditemukan pada sapi atau hewan lain yang diternakkan secara massal. Selain itu, dalam pengobatan timur, daging kambing dikenal bersifat lebih basa daripada jenis daging merah lainnya sehingga keseimbangan kadar asam basa tubuh lebih terjaga.





Walau demikian, terlalu banyak memakan daging kambing juga bisa mendatangkan masalah seperti sembelit atau bisa juga kadar lemak berlebih karena walau lemak jenuhnya lebih sedikit, namun kalau dikonsumsi dalam jumlah terlalu banyak tetap akan mendatangkan masalah.

Jadi, makanlah kambing dengan penuh sukacita. Temani dengan nasi atau lontong secukupnya, dan hindari es atau camilan penyerta yang terlalu manis


Suka Resep Ini? Share Yuk!

Share this post

Post a comment

Next Post
Newer Post
Previous Post
Older Post